STATISTIK DAERAH KECAMATA JAMANIS KABUPATEN TASIKMALAYA
GEOGRAFI DAN IKLIM
Kecamatan Jamanis adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya yang terletak
dibagian utara, dengan luas wilayah 17,99 Km², dan batas-batas wilayah :
- Utara : Kecamatan Ciawi
- Timur : Kabupaten Ciamis
- Selatan : Kecamatan Rajapolah
- Barat : Kecamatan Sukahening
Kecamatan Jamanis terdiri dari 8 desa, dengan klasifikasi 8 desa pedesaan. Desadesa
tersebut berada pada ketinggian 400- 700 dpl. Untuk curah hujan tertinggi di Kecamatan Jamanis, terjadi pada bulan Desember (379,5 Mm) dengan hari hujan 21
PEMERINTAHAN
Kecamatan Jamanis terdiri dari 8 Desa, yaitu :
1. Desa Karangsembung
2. Desa Condong
3. Desa Bojonggaok
4. Desa Sindangraja
5. Desa Tanjungmekar
6. Desa Karangmulya
7. Desa Karangresik
8. Desa Geresik
PENDUDUK
Berdasarkan Pendataan registrasi Penduduk selama tahun 2014, penduduk Kecamatan Jamanis adalah 37,146 jiwa yang terdiri dari 18,718 laki-laki dan 18,428 perempuan.
Berdasarkan konsep BPS yang dimaksud dengan Penduduk Indonesia mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal dalam wilayah geografis Indonesia, baik yang bertempat tinggal tetap maupun yang bertempat tinggal tidak tetap (seperti tuna wisma, pengungsi, awak kapal berbendera Indonesia, masyarakat terpencil/terasing, dan penghuni perahu/ rumah apung). Anggota korps diplomatik beserta keluarganya, meskipun menetap di wilayah geografis Indonesia, tidak dicakup sebagai penduduk.
Pendataan registrasi Penduduk selama tahun 2014 menunjukkan bahwa penduduk Kecamatan Jamanis sebanyak 36,691 jiwa yang terdiri dari 18,751 laki-laki dan 17,940 perempuan.
Pendataan
registrasi Penduduk selama ta-hun 2014 menunjukkan bahwa penduduk Kecamatan
Jamanis sebanyak 36,691 jiwa yang terdiri dari 18,751 laki-laki dan 17,940 perempuan.

Grafik.3.2.Piramida
Penduduk yang disusun berdasarkan kelompok umur penduduk 5 tahunan, menunjukkan
bahwa Kecamatan Jamanis termasuk wilayah dominan penduduk muda. Hal ini
terlihat jelas pada grafik piramida penduduk Kecamatan Jamanis di bawah, dimana
bentuk grafiknya cenderung mengerucut di bagian atas. Bisa berarti di Jamanis
dominan penduduk usia produktif.
Berdasarkan data hasil registrasi penduduk dari desadesa, jumlah penduduk di Kecamatan Jamanis Tahun 2014 adalah 37.560 jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari 18.751 jiwa penduduk
laki-laki dan 17.940 jiwa penduduk perempuan, dengan sex ratio sebesar 96. Sex ratio tersebut menunjukkan bahwa, setiap 100 laki-laki terdapat 96 perempuan. Sex ratio terbesar adalah Desa Sindangraja (99) , sedangkan sex ratio terendah adalah Condong (92).
Kepadatan penduduk di Kecamatan Jamanis adalah 2.039 Jiwa/Km2 dengan kepadatan tertinggi di Desa Karangmulya (2.850 Jiwa/km2), sedangkan kepadatan terendah di Desa Sindangraja (1.559 Jiwa/km2). Rata-rata anggota rumah tangga di Kecamatan Jamanis adalah 3.31 dengan angka tertinggi di Desa Karangmulya (3.75) dan angka terendah di Desa Bojonggaok (2.88).

Selama tahun 2014, terjadi proses kelahiran sebanyak 384 orang, yang terdiri dari 198 orang berjenis kelamin lakilaki dan 186 orang perempuan. Selama tahun 2014 pun terjadi peristiwa kematian sebanyak 177 orang. Dari data mutasi penduduk dapat dilihat selama tahun 2014 terjadi mutasi penduduk yang datang sebanyak 179 orang, sedangkan terdapat 226 orang penduduk yang berpindah keluar dari wilayah kecamatan Jamanis


AGAMA
Kecamatan Jamanis penduduk yang memeluk agama Islam merupakan mayoritas
dengan jumlah sebanyak 36.691 jiwa. Sarana peribadatan terbanyak di Kecamatan
Jamanis sesuai dengan mayoritas pemeluk agamanya, yaitu terdapat 67 buah
masjid, 147 buah langgar, dan 4 buah mushola. Un-tuk tempat peribadatan agama
lainnya, di Kecamatan Jamanis tidak ada.


Tahun 2014, pernikahan yang terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Jamanis sebanyak 438 per-nikahan. Angka tersebut, menunjukkan
peningkatan dari tahun sebelumnya. Jamaah haji yang berangkat dari Keca-matan
Jamanis tahun 2014 sebanyak 25. Terdiri dari 13 orang jemaah laki-laki, dan 12
orang jemaah perempuan.
PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu daerah. Oleh karena itu ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang berupa sumber daya manusia dan sarana fisik sangatlah penting.

Pendidikan di Pondok Pesantren pun juga ada di Kecamatan Jamanis.
Berdasarkan data dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jamanis, jumlah
pondok pesantren ada 21 buah. Dan ada 76 Madrasah Diniyyah.
KESEHATAN
Kesehatan adalah salah satu kebutuhan mendasar manusia. Oleh karena itu ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kesehatan sangatlah penting. Di Kecamatan Jamanis berbagai fasilitas kesehatan, seperti puskesmas, posyandu, praktek dokter dan lainnya telah tersedia. Kecamatan Jamanis memiliki 1 buah Puskesmas, 2 buah Puskesmas Pembantu, 1 Polindes dan 56 buah Posyandu.
Selain fasilitas fisik kesehatan, hal lain yang juga sangat penting adalah
ketersediaa tenaga kesehatan. Untuk tenaga kesehatan, Kecamatan Jamanis
memiliki 4 orang Dokter, 18 orang Bidan, 13 orang paramedis dan 24 orang dukun
bayi baik yang terlatih maupun tidak terlatih.
KELUARGA BERENCANA

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah pusat maupun daerah
mencanangkan program Keluarga Berencana (KB) secara berkesinambungan / terus
menerus. Hal ini ditanggapi positif oleh masyarakat khususnya masyarakat di
Kecamatan Jamanis. Sebanyak 4.710 orang dari 6.665 pasangan usia subur (PUS)
merupakan Akseptor KB Aktif. Alat KB yang paling banyak digunakan oleh
masyarakat adalah KB Suntik. Sebanyak 3.807 orang mempergunakan alat KB ini.
Selain itu, pelaksanaan KB ini juga didukung dengan adanya 9 klinik KB dan 8
pos KB.

Kesejahteraan keluarga merupakan dambaan bagi setiap orang. Di Kecamatan
Jam-anis, keluarga pra-sejahtera terbanyak di Desa Karangmulya (385). Untuk
Keluarga Sejahtera I (KS I) terban-yak di Desa Sindangraja (334). Keluarga
Sejahtera II (KS II) terbanyak di Desa Ka-rangmulya (253). Keluarga Sejahtera
III dan III+ terbanyak di Desa Sindangraja (KS III : 446, KS III+ : 78).


PERHUBUNGAN DAN KOMUNIKASI
Panjang jalan di Kecamatan Jamanis yaitu 51,5 kilometer. Jalan tersebut
terdiri dari 41 kilometer merupakan jalan yang telah aspal, 5,5 kilometer baru
di-perkeras. Jumlah ini masih sama dengan dua tahun sebelumnya. . Di Kecama-tan
Jamanis juga terdapat 1 pos keliling di Desa Sukapancar. Jumlah sepeda motor
yang ada di Kecamtan Jamanis terus mengalami peningkatan selama kurun waktu dua
tahun terakhir. Hal ini disebabkan karena semakin mudahnya cara memiliki sepeda
motor.

PERTANIAN
Luas lahan pertanian dan non pertanian di Kecamatan Jamanis mencapai 1.676,7 hektar. Lahan per-tanian ini terdiri dari 872,6 hektar lahan pertanian sawah, 508,1 hektar lahan pertanian bukan sawah dan sisanya 296 hektar lahan non pertanian. Tanah bengkok tahun 2014 di Kecamatan Jamanis 80,33 hektar dan tanah kas de-sa seluas 0,15 hektar.


PEREKONOMIAN
Keberadaan perusahaan industri pengolahan memberikan pengaruh pada kehidupan perekonomian masyarakat Kecamatan Jamanis, karena usaha industri ini dapat menyerap tenaga kerja dan sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat sekitar usaha industri ini. Pada tahun 2014 tercatat ada 5 industri kayu, 103 industri anyaman, 37 industri makanan dan 26 tempat penggilingan padi. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun-tahun sebe-lumnya. Industri terbanyak adalah anyaman, industri ini banyak terdapat di Desa Ka-rangsembung.

Untuk sarana perekonomian rakyat yang terdapat di Kecamatan Jamanis antara
lain 464 Toko/kios/warung dan 2 minimarket. Roda perekonomian di Kecamatan
Jamanis juga didukung dengan adanya lembaga keuangan yang antara lain ada 1
unit BRI, 3 unit Koperasi dan 1 unit KUD.

SOSIAL LAINNYA
Kesenian di Kecamatan Jamanis ter-bilang cukup aktif, yaitu terlihat dengan adan-ya grup tari-tarian(1), dan seni music (33). Disamping itu, ada kegiatan olah raga di Kecamatan Jamanis yang didukung dengan adanya keberadaan klub-klub olah raga yang antara lain : sepak bola, voli, bulu tangkis, tenis meja, catur, dan pencak silat. Keberadaan klub-klub tersebut tentunya san-gat ditunjang dengan adanya sarana-sarana

Di Kecamatan Jamanis, tempat tinggal penduduk mayoritas adalah bangunan permanen, yaitu sebanyak 3.189 bangunan. Sedangkan un-tuk bangunan semi permanen ada 4.270 bangunan, dan bangunan sederhana ada 3.022 bangunan. Untuk bangunan permanen, paling banyak ada di desa Sindangraja (621), bangunan semi permanen ada di desa Karangmulya (950), dan bangunan sederhana di desa Geresik (601).

Sumber : disini



Aku sebagai masyarakat Kecamatan Jamanis merasa terbantu dengan adanya materi ini
BalasHapus